|
HIMteraktif HIMscreen HIMpersada10 HIMedia HIMtertaintment HIMfm HIMquotes
thanks GOD for this talent !!!
|
H!M p@ges independent site, entertaintment sight ! HIMpages is created and written by : Himawan Copyright © 2003. All rights reserved. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
edisi : Edisi 19 Januari - 1 Februari 2003
IIIHIMquotes Salahsatu cara terbaik untuk membujuk orang lain adalah dengan menggunakan telingamu ( Dean Rusk, 1909-1994 )
IIIHIMfm Anda punya keluhkesah soal layanan masyarakat oleh aparat pemda ? Ketimbang anda hanya marah dan berdemo nggak keruan di jalanan, maka mungkin unek2 suara anda bisa didengarkan ke seluruh penjuru Jabotabek ini lewat media radio. Salahsatu radio yang mempunyai tangungjawab sosial ini tersebutlah RRI Pro2 105.1FM yang membuat program khusus “Pro-Aktif” tiap pukul 09.00-10.00 wib yang menampung segala permasalahan jasa layanan di ibukota ini. Untuk yang mau memuntahkan uneg-unegnya soal kondisi politik, ekonomi, dsb anda bisa juga ikutan urun gabung di acara "Magic Opinion" di Ramako 106.15FM setiap hari Rabu-Kamis pkl. 15.00-16.00 wib.
IIIHIMtertaintment Musim panas lalu dalam kalender bioskop2 di Amrik, jawara box-office-nya adalah film komik "Spiderman". Bangkitnya kembali kejayaan superhero versi komik itu membuat produser untuk membuat tayangan serupa, yang sudah siap yakni "Daredevil". Yang juga akan bersaing dalam summertime nanti, tercatat film2 sekuel macam : "The Matrix 2 : Reloaded", "Charlie's angels 2", dan "Terminator 3 : Rise of the machine." Wah, kayaknya layak ditunggu, nich !!! |
Bila dalam edisi dahulu, kita mengulik soal tayangan sinetron drama, maka penulis hendak mengajak pembaca untuk mengupas secara singkat saja soal fenomena maraknya program tayangan misteri. Selain jenis drama, sitkom, dan laga, nyatanya produk audio-visual yang menampilkan tayangan misteri tepatnya horor mampu juga menarik banyak pemirsa dan tentunya mengerek perolehan iklan. Sudah berapa banyak tayangan film yang dibalut unsur horor lokal dengan menghadirkan "bintang tamu" dari dunia supranatural, semacam : sundel bolong, jin, tuyul, dracula, pocong, vampir, dsb yang tadinya laku dijual via layar lebar kini mulai beralih ke layar kaca. Seperti mengiringi booming film remaja semacam "Ada apa dengan cinta" yang melahirkan banyak sekali tayangan sinetron remaja, tampaknya kesuksesan film seperti "Jelangkung" pun seolah menjadi lahan garapan skenario baru untuk diangkat. Sayangnya, dari segi visualisasi dan artistik masih kedodoran untuk tayangan horor seperti itu, sebagai contoh : muka sang hantu dirusak ama make-up artist lalu digambarkan seolah berjalan tanpa kaki dengan sorot lampu dari bawah menyinari muka melulu. Alias dari segi special effect-nya masih standar aza. Sebenarnya terjadi salah kaprah soal urusan makna dari kata "misteri" ini sendiri. Tidak seperti disini yang pengertian sederhananya bahwa "misteri = horor, angker'. Dalam film2 asing, ternyata unsur misteri tidak hanya semata soal hantu-hantuan saja tetapi juga misteri soal fenomena alam, seperti UFO, alien, dsb. Untuk menjalin cerita yang membuat bulu kuduk merinding pun, nggak selalu bermodalkan karakter seram ( atau diseram-seramkan ) semacam drakula, vampir, werewolf, dsb. Yang dijual bisa berupa elemen suspense ( kejutan ) ataupun thriller ( ketegangan ), keduanya itu yang rupanya masih jarang kita temui dalam kisah-kisah "misteri" dalam negeri. Boro2 membuat film seri tv sci-fi yang berbobot macam "The X-files" ( yang kabarnya tahun depan akan rilis versi layar lebarnya lagi ), untuk membuat skenario yang berbau "misteri" seperti "Scream, I know what you did last summer, Nightmare on elm street, Friday the 13th" aza masih sulit kita temui. Yang mayoritas masih banyak dijumpai dalam tayangan horor reguler lokal di tv kita masih seputar membuat tokoh seram yang anehnya kok bisa bikin ketawa pemirsanya, kayak nonton tokoh dracula ala Srimulat gitu, he he he.......
Anda nonton langsung konser F4 pada tanggal 10-11 Jan'03 kemarin ? Bila tidak, tungguin aza tayangan tundanya yang bakal nongol di SCTV akhir bulan Januari ini. Sebenarnya agak aneh juga, mengapa Indosiar yang "memp |